Sabtu, 02 Januari 2010

nilai waktu dari uang

Time value of money (Nilai Waktu Uang)
Teknik discounted cash flow adalah didasarkan pada konsep time value of money. Konsep ini menyatakan bahwa utilitas uang saat ini lebih tinggi dibandingkan dengan utilitasnya untuk uang yang sama pada waktu yang akan datang. Konsep ini juga yang sangat popular menjustifikasi bunga atas modal yang dipinjam.
Menurut konsep ini, jika nilai guna uang pinjaman bagi yang dipinjamkan kepada peminjam adalah sama dengan nilai uang pada masa yang akan datang, maka pemberi pinjaman akan menambahkan bunga, sehingga nilai uang pada masa yang akan datang adalah sama dengan nilai uang pada saat ini. Sekarang ini secara konseptual merupakan suatu asumsi yang faulty. Hal ini adalah benar bahwa dalam beberapa kasus nilai guna uang saat ini dapat lebih besar daripada nilai gunanya pada masa yang akan datang.
Semua konsumsi signifoes sehingga nilai uang saat ini (atas sumber daya lainnya yang dikonsumsi) adalah lebih tinggi pada masa saat sekarang, kecuali konsumen akan menggunakannya untuk masa yang akan datang. Tetapi, uang yang disimpan dimanapun di dunia ini merupakan suatu indikasi tertentu yang menunjukkan bahwa penyimpan menerima nilai uang yang disimpan lebih besar di masa yang akan datang dari pada sekarang. Jika tidak, maka seseorang akan mengkonsumsinya sekarang dan uang tersebut memiliki nilai yang lebih besar pada saat sekarang. Jadi, banyaknya modal yang disimpan dan diinvestasikan, nilai uangnya di masa yang akan datang adalah lebih tinggi. Tidak ada justifikasi rasional untuk menambahkan bunga terhadap uang tersebut sehingga membuatnya memiliki nilai yang sama pada masa yang akan datang dengan nilainya sekarang.
Hal ini dapat diperdebatkan bahwa ada suatu keinginan manusia yang dipertanyakan untuk mendapatkan sumber daya sesegera mungkin pada waktu sekarang dibandingkan dengan masa yang akan datang. Oleh karena itu, aset yang menghasilkan cash-flow untuk masa yang akan datang akan menjadi lebih dapat dinilai daripada aset yang menghasilkan cash-flow pada masa yang lalu. Pengamatan kesepakatan umum ini adalah sangat valid, tetapi ini tidak perlu mendiskonto cash-flow dengan discount factor. Seseorang dapat membandingkan tingkat return akuntansi dari dua proposal investasi dan jika dua proposal tersebut sama, kemudian yang satunya mampu memberikan cash-flow yang lebih tinggi pada waktu yang dipilih. Tetapi jika tingkat return tidak sama, pada umumnya, proposal yang memberikan cash-flow yang lebih tinggi akan digunakan, kecuali jika seseorang itu mengharapkan bahwa dalam kasus tingkat return yang lebih tinggi, cash-flow yang diterima lebih dahulu saat ini akan menjadi cocok untuk diinvestasikan kembali dan tingkat return kumulatifnya akan lebih tinggi.[39] Tetapi kembali bahwa hal ini tidak perlu suatu discounting.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar